Jusman Syafii Djamal Jadi Komisaris Utama Telkom

Jusman Syafii Djamal Jadi Komisaris Utama Telkom
Jusman Syafii Djamal. (ANTARA/Ismar Patrizki)
Jakarta (ANTARA News) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Telekomunikasi Indonesia memutuskan perubahan susuan Dewan Komisaris yaitu Jusman Syafii Djamal menjadi Komisaris Utama, sementara jajaran direksi tetap.

"Dengan ini diberitahukan berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) tahun 2010, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) telah menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan penyesuaian masa jabatan angggota direksi," kata Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah usai RUPSLB Telkom di Jakarta, Jumat.

Rinaldi memaparkan, Dewan Komisaris Telkom yang baru antara lain, Jusman Syafii Djamal sebagai Komisaris Utama, Rudiantara sebagai Komisaris Independen, dan Johnny Swandi Sjam terpilih sebagai Komisaris Independen.

"Jadi direksinya tetap dan komisarisnya ganti dengan Pak Jusman, Pak Rudiantara dan Pak Johnny Swandi Sjam," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rinaldi mengatakan, untuk mengembangkan usaha telekomunikasi, perseroan memperluas usahanya ke kawasan regional dengan mengakuisisi perusahaan telekomunikasi di Kamboja. Hal itu dilakukan karena penetrasi di negara itu masih di bawah 50 persen, potensi pertumbuhan akan masih besar.

"Kita ingin menjadi mayoritas, minimal akuisisinya 51 persen saham. Dia perusahaan terbesar telekomunikasi di Kamboja. Pilih Kamboja karena penetrasi di bawah 50 persen sehingga ada potensi pertumbuhan, penduduknya sekitar 14 juta," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Telkom sedang bersaing dengan tiga perusahaan lainnya untuk mengambil perusahaan telekomunikasi tersebut. Jika semuanya berjalan lancar, rencananya akuisisi bakal rampung pada 2011.

"Tahun depan diharapkan rencana ini dapat terealisasi. Sedangkan dana baru akan disiapkan setelah perjanjian disepakati," ujarnya.

Perusahaan itu, lanjut dia, bergerak di jaringan telepon genggam GSM. Saat ini masih ada "confidentiality agreement" sehingga belum dapat disebutkan nama perusahaan yang akan diakuisisi. Diharapkankan proses ini akan selesai pada 2011.

"Perseroan saat ini telah memiliki kantor di Singapura, Hong Kong dan memiliki 30 persen saham di perusahaan Malaysia. Perseroan juga akan memperkuat bisnis seperti di media dan pembayaran elektronik," ujar Rinaldi.
(KR-ZMF/A039/A038)
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/1292589802/jusman-syafii-djamal-jadi-komisaris-utama-telkom

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 Fenomena Misterius Tak Terjawab Sains

VIVAnews -- Kemajuan ilmu pengetahuan dan sains belum mampu menjawab semua pertanyaan di dunia, apalagi alam semesta. Sejumlah fenomena belum bisa dijelaskan secara nalar.

Seperti dimuat situs CNN, ilmuwan hingga saat ini belum bisa menjelaskan enam fenomena misterius, termasuk, bagaimana bisa Masjid Baiturrahim di Aceh bisa selamat dari musibah tsunami dahsyat 2004, sementara di sekitarnya porak poranda diterjang gelombang.

Berikut enam fenomena yang belum terpecahkan dan masih jadi pertanyaan besar.

1. Stigmata Padre Pio
Pada tahun 1918, seorang pastor muda yang sedang berlutut mendapati darah mengucur di tangan, samping tubuh, dan kakinya. Sebagian orang yakin luka yang ia derita adalah stigmata -- tanda ia tersentuh penderitaan Yesus di atas kayu salib. Sementara, beberapa lainnya beranggapan, ia melukai dirinya sendiri.

Meski dipermalukan dengan kontroversi itu, Padre Pio memutuskan meneruskan pekerjaannya, hingga ia mendapat reputasi sebagai penyembuh. Ia ditasbihkan menjadi Santo pada 2002. Saat upacara kanonisasinya di Vatikan, 300 ribu orang rela menerjang cuaca menyengat dan hadir untuk menghormatinya.

2. Fenomena susu ajaib Hindu
Pada 21 September 1995, seorang peziarah kuil New Delhi memberikan sesendok susu ke patung Ganesha, Dewa berkepala Gajah. Yang mengherankan, Sang Ganesha seakan menghisap susu itu.

Para ilmuwan berpendapat bahwa daya kapiler menyebabkan susu menyebar ke permukaan patung. Namun, dalam beberapa jam kemudian, sejumlah kuil Hindu dari Bangladesh hingga Canada melaporkan hal serupa: bahwa Dewa telah meminum susu persembahan mereka.

3. Keajaiban Masjid Baiturrahim
Ketika tsunami 2004 menerjang Banda Aceh, hampir semua bangunan di sekitar Masjid Baiturrahim rata. Gelombang tinggi juga menyapu masjid tersebut. Namun, masjid menara masjid berusia 123 tahun dan kubahnya tetap kokoh.

Umat muslim menganggapnya sebagai mukjizat, bahwa rumah Allah diselamatkan dari gelombang ganas tsunami.

4. Bagaimana asal-usul alam semesta
Dalam 80 tahun terakhir para ilmuwan berbaris di belakang  Teori Big Bang yang muncul setelah Edwin Hubble pada 1929 menemukan miliaran galaksi di alam semesta adalah tidak menetap di tempatnya, melainkan bergerak menjauh satu sama lain.

Belakangan ilmuwan Stephen Hawking mengeluarkan teori kontroversial, bahwa Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta. Kata dia, karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan mencipta dirinya sendiri. Dan, hingga kini, tak satupun dari kita bisa memastikan bagaimana alam semesta tercipta.

5. Benarkah alien ada
Pernyataan bahwa, hanya penganut teori konspirasi yang percaya ada mahluk luar angkasa (ET), tidak sepenuhnya benar. Demikian pendapat Frank Wilczek, fisikawan pemenang Nobel di MIT.

Merujuk pada penemuan planet ekstrasolar, di luar tata surya kita yang serupa dengan Bumi, ia berpendapat, "Jika harus menebak, aku akan mengatakan ada ribuan, mungkin jutaan, mungkin milyaran planet di galaksi dengan beberapa bentuk kehidupan, dan mungkin ratusan atau ribuan yang memiliki mahluk cerdas seperti Bumi."

6. Berapa jumlah spesies di Bumi
Mungkin ada tiga juta, atau mungkin ada 100 juta. Para ilmuwan sepakat, jumlahnya lebih banyak dari angka 1,9 juta spesies Bumi yang sudah punya nama (sepertiga dari semua spesies di Bumi mungkin adalah kumbang tropis).

Salah satu alasan mengapa kita belum bisa mendapatkan hitungan akurat adalah bahwa sebagian besar dari makhluk di dunia amat sangat kecil. Dengan api teknologi baru, seperti sekuensing DNA akan memudahkan kita menemukan harta karun keanekaragaman planet kita. (hs)
Sumber:http://teknologi.vivanews.com/news/read/192604-6-fenomena-misterius-yang-tak-terjawab-sains

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Telkomsel Kukuhkan "Telkomsel Paling Indonesia"

Telkomsel Kukuhkan Telkomsel Paling Indonesia
Jakarta (ANTARA News) - Telkomsel mengukuhkan program "Telkomsel Paling Indonesia" untuk menajamkan kegiatan komunikasinya.

Sarwoto Atmosutarno, Direktur Utama Telkomsel, mengatakan bahwa Telkomsel operator selular yang pertama kali menghadirkan kartu prabayar di Indonesia. Sejak itu, Telkomsel selalu menjadi pelopor dalam mengimplementasikan roadmap teknologi selular terkini.

Telkomsel berkomitmen tinggi untuk hanya memberikan yang terbaik bagi bangsa.

"Kami merasa bangga untuk menyebut diri kami sebagai paling Indonesia," kata Sarwoto di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Rabu (15/12).

"Kewajiban kami di Telkomsel untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini. Kami akan terus berkarya untuk menghasilkan yang terbaik bagi Indonesia."

Teknologi komunikasi yang ditawarkan Telkomsel untuk Indonesia seperti GSM, 3G, LTE/4G, layanan broadband tercepat 21Mbps dan juga BTS terapung di kapal PELNI yang memungkinkan para penumpang untuk melakukan panggilan telepon walaupun di tengah lautan.

Akses telekomunikasi di daerah terpencil mempunyai andil besar dalam peningkatan ekonomi. Telkomsel mengklaim mereka telah berhasil membuka akses di 25.412 desa melalui program Desa Berdering ditambah dengan 104 Desa Pinter (Desa Punya Internet).

Telkomsel juga menghadirkan layanan telekomunikasi broadband di 25 kota dan jumlahnya akan terus bertambah serta merambah ke seluruh kota di Indonesia.

Salah satu aspek yang tidak luput dari perhatian Telkomsel adalah ingkungan. Telkomsel mengoperasikan BTS micro hydro yang memanfaatkan aliran sungai di sekitar BTS serta BTS yang menggunakan solar cell.

Dengan berbagai efisiensi yang dilakukan untuk lingkungan, Telkomsel berhasil mengurangi emisi hingga 1.261,49 ton CO2 per tahun.

Untuk kaum muda di perkotaan Telkomsel menawarkan produk Value Added Service. Produk itu seperti layanan T-Cash yang memungkinkan telepon selular pelanggan berfungsi layaknya dompet penyimpanan uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi serta Langit Musik yang memungkinkan pelanggan mengunduh lagu secara utuh di telepon. (ENY/S026)
Sumber :http://www.antaranews.com/berita/1292410740/telkomsel-kukuhkan-telkomsel-paling-indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Karyawan Demo Merger Flexi-Esia di Istana

Jakarta - Ratusan karyawan Telkom yang tergabung dalam Serikat Karyawan (Sekar) Telkom menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara untuk menolak rencana merger Flexi dengan Esia milik Bakrie Telecom.

Aksi diawali dengan arak-arakan dari kantor kantor STO Telkom Gambir, Jalan Merdeka Selatan, menuju Istana Negara. Di depan Istana, para karyawan yang datang dari sejumlah wilayah Indonesia itu melakukan orasi penolakan merger akuisisi.

Ratusan spanduk dan poster yang diusung  bertuliskan antara lain, "Selamatkan Flexi, Flexi Aset Negara Jangan Berpindah ke Tangan Swasta". "Kawin (Merger) Dengan Esia, Tidak lah Emangnya Kodok". "Tidak Ada Kamus Merger dan Berbisnis Dengan Kelompok Bakrie".
    
Sekjen DPP Sekar Telkom, Asep Mulyana, dalam pernyataannya menolak semua kebijakan yang diambil pemegang saham untuk menggabungkan Flexi-Esia. Menurutnya, penolakan dilakukan karena akan terjadi pengalihan aset negara.
    
"Merger dengan swasta (Esia) sama dengan membuka rahasia negara. Ini tidak bisa dibiarkan. Stop jual aset negara," ujarnya kepada para wartawan di sela demo yang berlangsung dekat silang Monas, Jakarta, Selasa (30/11/2010).
    
Ketua II DPP Sekar Telkom Muhlis Mustaming menambahkan, pihaknya siap melakukan mogok nasional kalau aspirasi karyawan tidak diperhatikan. "Kami dengan 22.000 orang karyawan Telkom siap  menggagalkan kondolidasi itu," tegasnya.
    
Aksi demo yang diramaikan sekitar 500 anggota Sekar Telkom berlangsung damai, namun sempat membuat macet lalu lintas dari arah Harmoni menuju Bundaran HI. Setelah melakukan orasi dan menggelar teatrikal penolakan merger, para demonstran bergerak kembali menuju Kantor Kementerian BUMN, di kawasan Merdeka Selatan.
( rou / eno )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kaji Seluler, Flexi Tetap Fokus FWA

Jakarta - Rencana penghapusan lisensi fixed wireless access (FWA) menjadi seluler dengan skema unified access licensing (UAL) tengah dikaji Telkom. Namun sembari jalan, layanan dengan brand Telkom Flexi ini tetap akan difokuskan untuk FWA.

"Sekarang masih dalam tahap kajian untuk penambahan lisensi selular bagi Flexi. Soalnya banyak konsekuensi secara bisnis dan teknis jika mengantongi lisensi selular," papar Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata di Hard Rock Cafe, Ex Plaza, Jakarta, Kamis (2/12/2010).

Nyoman menegaskan, untuk saat ini Flexi akan tetap fokus memberikan layanan FWA walaupun teknologi Code Division Multiple Access (CDMA) mengalami banyak keterbatasan dibandingkan GSM yang diusung oleh pemain seluler.

"Kami berusaha menyamakan setiap fitur yang ditawarkan oleh seluler. Selain itu secara teknis juga terus ditingkatkan kualitas layanannya," kata dia.

Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, tidak mudah bagi pemain FWA untuk berpindah ke selular dan langsung menjadi pemain utama di pasar tersebut.

"Jangan berpikir di seluler itu malah mudah berkembang. Justru lebih berat bagi pemain baru, misalnya saja dari sisi investasi itu bisa meningkat karena jenis radio yang dipilih harus lebih besar," begitu katanya.

Rencana penghapusan FWA menjadi seluler muncul baru-baru ini sejak Bakrie Telecom yang menjadi kompetitor Flexi di pasar FWA telah mengajukan lisensi selular ke Kementerian Kominfo.

Menurut Plt Dirjen Postel Kominfo, Muhammad Budi Setyawan, permintaan itu dalam tahap evaluasi teknis dan legal. Namun kabar beredar, pemberian lisensi seluler ke grup Bakrie tersebut hampir final dan rampung dalam beberapa minggu ini.

Saat ini Bakrie memiliki 12,1 juta pelanggan, sementara Flexi 16,8 juta pelanggan.
Pembeda antara layanan FWA dan seluler adalah pengguna FWA hanya boleh menggunakan nomor tersebut hanya di wilayah tersebut, tidak boleh membawanya ke luar kode area. Sedangkan dengan seluler, prefix number yang digunakan bisa berlaku nasional.

Menanggapi aksi dari Bakrie yang maju untuk meminta lisensi seluler, Rinaldi mengaku tidak gentar karena secara grup memiliki anak usaha Telkomsel di selular. "Kami akan sinergikan nanti Flexi dengan Telkomsel. Itu lebih menggetarkan pasar,” tegasnya.

Head of Corporate Communication Telkom Eddy Kurnia menambahkan, manajemen memiliki fokus  membesarkan Flexi dengan menggencarkan pemasaran di lapangan.

"Jika sekarang muncul isu konsolidasi Flexi dengan Esia, kami meminta karyawan untuk tidak terpancing. Saya harus tegaskan wacana konsolidasi itu masih dalam kajian internal khususnya berkaitan dengan nasib sumberdaya, terutama karyawan," tegasnya. ( rou / rns )
Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/12/02/173643/1507875/328/kaji-seluler-flexi-tetap-fokus-fwa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bupati Deli Serdang Resmikan Kecamatan Digital

Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan, GM UCSR-1 Sumatra, Overlis, SM Bila Lingkungan (CDC Kantor Perusahaan), Asep Hernawan, Kamis (10/12) meresmikan Kecamatan Digital Percut Seti Tuan. Program ini merupakan lanjutan dari program bina lingkungan Telkom yang sukses dengan ”Kampung Digital Sampali” yang menerima CSR-Award Nasional tahun 2008 lalu. Dengan dikembangkannya Kecamatan Digital di Percut Sei Tuan ini, Telkom melakukan sebuah terobosan dalam pengembangan infrastruktur ICT di sebuah kecamatan.

Amri Tambunan di hadapan ratusan warga Percut Sei Tuan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Telkom yang telah memfasilitasi infrastruktur ICT sebuah kecamatan. Ia berharap dengan dengan infrastruktur ICT ini, kecamatan Percut Sei Tuan telah melompat jauh ke depan dan diharapkan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.  Amri Tambunan juga mengatakan, fasilitas ICT yang sudah beroperasi telah menghilangkan jarak dan sekat sehingga tidak ada lagi informasi yang tidak  bisa diakses dari seluruh kantor yang telah memiliki fasilitas ICT itu. Kepada PT Telekomunikasi Indonesia yang telah memberikan cukup banyak perhatiannya kepada Kabupaten Deli Derdang, Bupati  Amri Tambunan berharap agar BUMN ”merah putih” itu dapat mengembangkan proyek lain guna mendorong kebaikan masyarakat lebih luas.

Sementara itu, GM UCSR-1 Sumatra sebelumnya menjelaskan  pengembangan infrastruktur ICT di berbagai aspek kehidupan. Telkom, kata Overlis, selain mengembangkan Kampung dan Kecamatan Digital, juga secara konsisten mengembangkan fasilitas digital di sekolah, kampus, taman, rumah ibadah, kawasan wisata, dlsb. Perkembangan ICT kini menjadi demikian penting dalam kehidupan global. Ditegaskan GM UCSR-1 Sumatra itu, pertumbuhan 1 % infrastruktur ICT dapat mendorong 3 % pertumbuhan ekonomi di sebuah kawasan.

Komitmen Telkom Sumatra untuk menjadi Sumatra Pulau Digital terus dilakukan dengan pengembangan fasilitas ICT di banyak tempat. Telkom juga mengikutinya dengan memberikan pelatihan ICT secara gratis kepada berbagai komunitas yang ada. Telkom kini miliki 53 lokasi  Broadband Learning Center (BLC) yang memberikan pelayanan internet gratis. Sedangkan Taman Digital kini jumlah sudah mencapai 23 lokasi.

Indonesia Cerdas

Senior Manager (SM) Bina Lingkungan CDC Kantor Perusahaan, Asep Hernawan mengatakan pengembangan Kecamatan Digital merupakan bahagian dari program CSR Telkom untuk  membangun Indonesia Cerdas.  Setelah sukses menjadikan Kampung Digital Sampali meraih CSR Award Nasional, maka implementasi Kecamatan Digital di Percut Sei Tuan akan disertakan pada kompetisi CSR Award kategori Asia. Untuk itu, Asep berharap semua pihak dapat membantu dan mendorong suksesnya program ini.

Bersamaan dengan diluncurkannya kegiatan Kecamatan Digital Percut Sei Tuan itu, CDC Area Sumatra juga menggelar berbagai kegiatan penyerta, seperti rehabilitasi 7 buah gubuk dhuafa di lima desa, seperti Desa Tanjung Rejo, Desa Percut, Desa Laut Dendang, Desa Bandar Khalipah, dan Desa Bandar Setia, pengobatan gratis untuk 200 anak balita, pemberian dana bergulir untuk beberapa UMKM serta bantuan 23 buah komputer + fasilitas internet untuk 20 Kantor Desa, Kantor Kelurahan serta Kantor Kecamatan. Guna memberikan pemahaman pengunaan komputer dan internet, Telkom juga telah menggelar pelatihan internet sebanyak dua angkatan yang pesertanya terdiri dari aparat kecamatan, kelurahan, desa dan warga masyarakat. 

Bupati Deli Serdang, manajemen Telkom dan tokoh masyarakat pada akhir kegiatan itu melakukan kunjungan ke pusat ICT di kantor kecamatan Percut Sei Tuan. Bupati melakukan dialog dengan petugas yang ada di kantor kecamatan serta melihat dari dekat website kecamatan: http://www.percutseituan.net/, yang berisi informasi tentang kecamatan dan kelurahan. ***Syaiful Hadi – Medan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PELATIHAN INTERNET BAGI JAJARAN PALDAM I/BUKIT BARISAN

Medan, 10 Desember 2010

Bertempat di Broadband Learning Center ? Jl Mongonsidi No.6 Medan,, Kamis (9/12), Mgr CSA Medan Langkat Bersama Mayor Paino Nugroho, membuka secara resmi pelatihan Internet bagi personal Paldam I /Bukit Barisan Pelatihan yang diselenggaran dalam rangka "Bhati Telkom Untuk Ibu".

Eppy Priyatna pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodam yang akan mengikuti pelatihan Internet dan untuk dapat memahami pentingnya Informasi Communication Teknolagy (ICT) dalam dunia kerja, termasuk dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Dukungan Telkom terhadap pengembangan dan pembangunan ICT bagi kalangan militer Sumatera, menurutnya, sudah lama dilakukan, diantaranya adalah telah dibangunnya Military Command Center (MCC) bagi Kodam I Bukit Barisan, Ruang Military Command Center (MCC) memungkinkan Pimpinan Komando bisa melakukan monitoring kegiatan seluruh tentara yang ada dijajarannya.

Pada kesempatan itu Eppy Priyatna juga menjelaskan tentang perlunya kita dapat memahami tetang Internet, karena banyak konten2 yang positif dapat diambil, contoh untuk anak didik dapat mengakses Pesona Edu, Indi Smart, dan pelajaran2 sekolah maupun perkuliahan sedangkan bagi ibu rumah tanggah dapat mengakses apa yang diinginkan, masakan, busana, hidup sehat dan penanganan pertolongan pertama bagi anak sakit serta banyak konten yang dapat dipelajari/diunduh dari Internet.

Memang internet ini diibaratkan seperti mata pisau dapur, tinggal bagaimana kita untuk dapat mempergunakannya kalau pisau digunakan secara baik dapat membantu pagi penggunanya, seperti memotong, sayuran, bawang, cabe dll, sedangkan kalau dipergunankan yang negatif pisau juga bisa dipergunakan untuk membunuh. " Tinggal bagaimana kita menyikapinya ", imbuh Eppy Priyatna.

Sementara itu Mayor Paino Nugroho, mengungkapkan apresiasinya kepada Telkom yang telah memberikan kesempatan kepada jajarannya untuk lebih mengenal ICT, dan beliau mengharapkan seluruh personalnya untuk dapat mengikuti pelatihan internet ini secara serius.

Menurutnya, teknologi internet telah banyak memberikan kemudahan, contoh sederhana dalam pengiriman surat menyurat karena lebih cepat dan tidak memerlukan orang lain untuk mengantarkannya,sedangkan jarak tidak jadi penghalang.

Sedangkan untuk pribadi secara gamblang beliau menceritakan pengalamannya tentang manfaatnya internet . " Saya sendiri dirumah telah memasang internet speedy dengan paket Rp.195.000/bulan. Saya berpikir apa dengan gaji yang ada dan keperluan rumah tangga serta uang anak kuliah dapat membayar abonem telepon/speedy ", ujar Paino. Tapi ternyata, katanya, dugaannya itu salah karena melalui internet speedy keluarga dan anak berbisnis melalui internet seperti, pembelian secara online, seperti baju, sepatu, jilbab dll. " Dari kegiatan itulah akhirnya teratasilah abonemen telepon/speedy dan keuntungan pun jelas didapat ", tuturnya.( agusp - CS Melang)
Sumber : (Dikhyah Darirudin) -

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BNI dan Telkom Tingkatkan Kolaborasi Bisnis

Kamis Siang (09/12), BNI dan Telkom meningkatkan kolaborasi bisnis dengan menandatangani 3 perjanjian kerjasama, di Wisma BNI lantai 33 Jakarta. Pertama, kerjasama BNI dengan Telkom mengenai one gate payment. Penandatanganan masing-masing dilakukan oleh Direktur Keuangan Telkom, Sudiro Asno dan Direktur Business Banking BNI, Krishna Suparto yang disaksikan oleh Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah dan Dirut BNI, Gatot M. Suwondo.

Layanan ini merupakan sistem pembayaran elektronik (e-payment gateway) yang dibangun secara host to host antara BNI dan Telkom untuk mendukung proses pembayaran kepada pihak ketiga. Sistem one gate payment ini menyediakan kemudahan, effisiensi dan kecepatan dlam melakukan transaksi kepada pihak ketiga secara real time online.

Kedua, Kerjasama BNI dengan Yayasan Pendidikan Telkom untuk pembayaran biaya pendidikan secara online. Pelayanan penerimaan pembayaran biaya pendidikan secara online melalui kantor cabang dan e-channel BNI lainnya untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu Poltek Telkom, Institute Manajemen Telkom, Institut Teknologi Telkom dan STTSI Telkom. Layanan ini memberikan kemudahan kepada mahasiswa dalam melakukan pembayaran dan bagi Yayasan Pendidikan Telkom dalam pengelolaan pembayaran mahasiswa, pelaporan dan rekonsiliasi. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Herry Kushaery selaku Ketua Yayasan Pendidikan Telkom dan Iwan kamaruddin, General Manager Divisi Transaksi Banking Services BNI.

Ketiga, kerjasama BNI dengan Dana Pensiun Telkom mengenai pembayaran manfaat pensiun dan tunjangan hari tua. Dengan kerjasama ini, BNI dan Dana Pensiun Telkom melakukan pendataan ulang pensiunan pegawai Telkom melalui aplikasi Simpul Online di seluruh cabang BNI dan pembayaran manfaat pensiun serta tunjangan hari tua kepada para pensiuanan pegawai Telkom. Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Dana Pensiun Telkom, Rochiman Sukarno dan GM Divisi JDI, Bambang Marsudi.

Menurut Gatot M. Suwondo, Dirut BNI, mengatakan bagi BNI, kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen BNI sebagai penyedia layanan keuangan total atau total financial solution, dimana BNI memberikan layanan perbankan bagi nasabah dei semua lini aktivitas bisnis secara terintegrasi sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan nasabah. Apalagi ini dilakukan dengan Telkom yang selama ini memang menjadi mitra setia dan strategis bagi BNI. Sekali lagi terima kasih atas kepercayaan dan semoga kami di BNI tidak mengecewakan. Kalau sekiranya ada komplain-komplain dari layanan kami tolong diberitahu, kalau puas maka tolong diberitahu yang lain, kata Gatot.

Sementara itu Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk peningkatan kerjasama bisnis yang memiliki nilai strategis diantara 2 perusahaan terdepan dengan kompetensi bisnis masing-masing untuk memudahkan kita semua. Ia teringat semasa mahasiswa kalau bayaran selalu ke BNI. Ini merupakan bagian yang bermanfaat bagi kita semua. Telkom sedang transformasi dimana paymentnya sekarang sudah sentralisasi. Kita tidak bermaksud bersaing dengan perbankan, namun Telkom sedang mengembangkan payment system dan sebagai transaksional saja. “Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada BNI dan rekan-rekan Telkom, ujarnya Dirut.***LW
Source, http://news.telkom.co.id/index.php?act=news&cat_id=5&id=14614

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sudah Terjual 301 Unit

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejak launching pada 2 Oktober 2010 lalu, penjualan netbook Satu Nusa sudah mencapai 301 unit di Carrefour Plaza Medan Fair. "Jumlah netbook yang kita terima terakhir kali itu sebanyak 130 unit, sekarang sisa 43 unit," ujar Manager Sales Electronic Carrefour Plaza Medan Fair, Diana, Selasa (7/12).

Hingga saat ini, Carrefour Plaza Medan Fair sudah empat kali menerima pengiriman produk yang dijual dengan harga Rp 3,299 juta per unit untuk umum dan Rp 3,199 juta untuk pelajar atau mahasiswa ini. Dalam kurun waktu dua bulan, pengiriman produk tersebut diperoleh Carrefour Plaza Medan Fair dari Carrefour pusat maupun Carrefour yang ada di wilayah Sumatera.

Menurut Diana, Toshiba seri NB250 merupakan produk kerjasama Carrefour dengan Toshiba, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk dan Departemen Pendidikan Nasional. "Hal ini merupakan kepedulian Carrefour terhadap dunia pendidikan, sehingga para pelajar atau mahasiswa dapat memiliki laptop dengan harga murah," ujarnya. Satu Nusa merupakam singkatan dari satu netbook untuk semua anak bangsa.

Produk yang sebelumnya tidak beredar di Indonesia ini memiliki sistem operasi orisinal, yaitu  windows 7 starter. Dengan layar sebesar 10 inci, netbook ini menggunakan prosessor Intel Atom N455, sehingga dapat membantu menyelesaikan tugas-tugas sekolah ataupun kuliah. Netbook ini sudah lebih dulu beredar di pasar Amerika dengan harga sekitar Rp 5 jutaan. Carrefour juga memberikan kemudahan pembayaran secara kredit untuk produk dengan pilihan warna hitam ini.

Menurut Diana, pihaknya menerima pembayaran kredit selama enam bulan dan 12 bulan bagi pengguna kartu kredit BCA dengan bunga nol persen. Sedangkan pembayaran dengan kartu kredit lain bunga cicilan ditetapkan bank terkait.

Lantaran program satu nusa ini memberikan potongan sebesar Rp 100 ribu untuk pelajar atau mahasiswa, pada saat membeli, mereka disyaratkan menunjukkan kartu pelajar atau mahasiswa.
Selain memberikan kepedulian kepada dunia pendidikan, Carrefour juga menunjukkan kepedulian kepada karyawannya dengan cara memberikan fasilitas kredit kepada pegawainya untuk memiliki netbook ini.

"Kita kasih porsi ke karyawan sebanyak 75 unit, pembayarannya bisa dicicil melalui pemotongan gaji tiap bulan," ujar Diana mengakhiri.(sis)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Telefon Genggam dan Perilaku Buruk Anak

Jakarta (ANTARA News) - Para peneliti yang mempelajari dampak kesehatan telefon genggam mengatakan mereka menemukan bukti bahwa ketika perempuan hamil yang menggunakan telefon genggam secara rutin, anak mereka sangat mungkin memiliki masalah prilaku nantinya.

Studi, yang dipastikan akan mengungkit lagi kontroversi mengenai keselamatan telefon genggam, tak memperlihatkan bahwa penggunaan telefon seluler mengakibatkan masalah prilaku dan tak menunjukkan cara yang mungkin bahwa benda itu bisa menimbulkan masalah tersebut.

Tapi para peneliti itu mengatakan temuan mereka layak diperhatikan.

"Sulit untuk memahami bagaimana pajanan serendah itu dapat memiliki pengaruh," kata Dr. Leeka Kheifets, ahli epidemiologi di University of California Los Angeles yang memimpin studi tersebut, di dalam satu wawancara melalui telefon dengan redaktur Kesehatan dan Sains Reuters, Maggie Fox.

"Itu memang sesuatu yang perlu ditindak-lanjuti," katanya.

Kheifets dan timnya meneliti data dari 28.000 anak yang berusia 7 tahun dan ibu mereka yang ikut dalam studi luas Denmark yang telah mengikuti perkembangan 100.000 perempuan yang hamil antara 1996 dan 2002.

Ibu dari sebanyak 3 persen anak mengatakan anak mereka memiliki masalah prilaku pemberang, dan 3 persen memperlihatkan prilaku tidak normal, seperti masalah kepatuhan atau emosi.

Anak-anak yang ibu mereka menggunakan telefon genggam dan telefon biasa sewaktu hamil memiliki kemungkinan 50 persen lebih tinggi untuk memiliki masalah prilaku, para peneliti tersebut melaporkan di Journal of Epidemiology and Community Health.

Anak-anak yang ibu mereka menggunakan telefon tapi tak menggunakan telefon genggam adalah 40 persen lebih mungkin untuk memiliki masalah prilaku, kata para peneliti itu. Mereka mendapati anak-anak tersebut tampaknya tak memiliki epilepsi atau penundaan perkembangan.

Sebanyak 5 miliar telefon genggam digunakan di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), American Cancer Society dan National Institute of Health tak menemukan bukti bahwa penggunaan telefon genggam dapat merusak kesehatan.


Belum tuntas
Pada Mei lalu, banyak ahli yang mempelajari 13.000 pemakai telefon genggam selama lebih dari 10 tahun dan berharap mengetahui apakah benda itu mengakibatkan tumor otak tak menemukan jawaban yang jelas.

Para peneliti internasional melancarkan studi terbesar setakat ini mengenai telefon genggam dan kesehatan pada April.

Kheifets berusaha meneliti penyebab lain yang mungkin, seperti apakah perempuan yang menggunakan telefon genggam berbeda dari perempuan yang tak menggunakannya, terutama selama masa kehamilan mereka --ketika penggunaan telefon genggam tak terlalu umum dibandingkan sekarang.

"Kami meneliti status sosial, kami meneliti jenis kelamin anak tersebut, kami meneliti sejarah gangguan prilaku ibu mereka, kami meneliti usia ibu dan tingkat stres selama kehamilan dan apakah anak itu diberi air susu ibu atau tidak," katanya.

"Menurut satu pendapat, bukan penggunaan telefon genggam tapi ketidak-pedulian ibu lah yang mengakibatkan gangguan prilaku. Meskipun penting, itu tak menjelaskan kaitan yang kami temukan," katanya.

Meskipun begitu, beberapa ahli mempertanyakan temuan tersebut.

"Saya meragukan hasil ini, sekalipun semua ini akan banyak dipublikasikan," kata David Spiegelhalter, profesor Biostastik di University of Cambridge, Inggris.

"Para peneliti itu menyatakan langkah pencegahan mungkin diperlukan sebab semua itu `pada hakekat tak perlu biaya`, tapi mereka mengabaikan biaya pemberian saran kesehatan yang dilandasi oleh ilmu pengetahuan yang tak memadai."

Banyak ahli di U.S. National Institutes of Health belum bisa dimintai komentar.

John Walls dari kelompok industri telefon genggam CTIA menyatakan studi lain telah gagal memperlihatkan resiko kesehatan dari telefon genggam. "Kami cuma mau mengomentari studi tertentu sebab, jujur saja, kami memiliki keahlian apa pun," kata Walls di dalam satu wawancara melalui telefon. (ANT/A024)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Toko Musik Online Diluncurkan


Jakarta,Tribun-Perusahaan gabungan atau joint venture antara PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan SK Telekom Korea meluncurkan layanan took music online yang beralamat di www.melon.co.id . Melalui situs tersebut pengguna dapat mengunduh file music sesukanya baik dengan cara langganan maupun membeli satuan serta mendengarkan lagu secara streaming.
Lagu-lagu yang diunduh dapat dimainkan dimana saja baik PC,ponsel,maupun MP3 player. Ada pilihan file DRM(Digital right Management)yang hanya dapat dimainkan di player yang mendukung maupun lagu-lagu berformat MP3 tergantung pilihan konsumen. Jenis lagu yang disediakan terdiri atas lagu-lagu Indonesia maupun internasional, seperti dikutip dari Kompas.com.
MelOn menawarkan paket sesuai keinginan pengguna dengan pilihan denominasi (pecahan) per tujuh hari,per 15 hari,atau per bulan.
Paket-paket yang ditawarkan adalah Unlimited Download+Streaming,MP3 Download+Streaming ,Unlimited Download,Unlimited MP3,Streaming, dan Paket Ala Carte.
Untuk berlangganan,konsumen harus mendaftar menggunakan nomor ponsel Telkomsel dan TelkomFlexi.
Pada awal peluncuran produk ini, MelOn melayani pelanggan Telkomsel danTelkomFlexi. Pelanggan umum akan dilayani pada akhir bulan Desember melalui e-payment iVaspay dan pada awal tahun depan melalui online banking BCA dan Mandiri
Begitu aktif,pengguna akan mendapat masa free trial dan dapat langsung menikmati layanan download lagu tanpa batas secara gratis selama sebulan.
MelOn juga memperkenalkan MelOn Player,sebuah aplikasi pemutar lagu yang dapat di-download lalu digunakan, di PC. Dengan MelOn player, pengguna bisa melakukan aktifitas search, streaming,download dan membuat playlist.MelOn Player dapat didownload di link http://www.melon.co.id/cs/guide/download/player.do
Menyadari bahwa pengguna tanah air sangat terhubung dengan jejaring social seperti Facebook dan Twitter,MelOn menyediakan fans page sehingga pengguna MelOn(Meloners)dapat berinteraksi saru sama lain dan mendapat update info terbaru dari MelOn.tidak berhenti sekedar untuk berinteraksi, melalui website MelOn, pengguna dapat sharing album kesukaanya di profil Facebook masing-masing.(ew) Tribun-Medan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mobil Dengan WiFi

iSuppli meramalkan bahwa kebutuhan akan mobil berfasilitas WiFi akan meningkat menjadi 7.2 juta kendaraan pada tahun 2017, yang berarti 40x lipat dari kebutuhannya yang sekarang, sebanyak 174.000 mobil berWiFi. Solusi ini sepertinya cocok bila diterapkan di Indonesia, apalagi di ibukota yang memiliki tingkat kemacetan super parah dan infrastruktur yang sangat minim.
Memang dukungan WiFi terintegrasi ini mungkin hanya mengambil sedikit peranan dibandingkan dengan mobile broadband melalui modem 3G, namun produsen otomotif dianggap masih membutuhkan WiFi untuk konektifitas yang lebih murah serta tidak membebani konsumen dengan biaya yang tinggi.
Saat ini, produsen mobil asal Amerika, Ford telah menggunakan sistem serupa dengan pendekatan WiFi. Sistem ini memungkinkan untuk modem USB 3G untuk dicolok ke slot khusus di mobil dan membagi koneksinya secara WiFi, keunggulannya pengguna tidak perlu repot memiliki perangkat lain ketika meninggalkan mobil, cabut saja modem USB tersebut dan menggunakannya di perangkat lain. Manufaktor mobil lain seperti Audi juga demikian, melalui produk Audi A8 keluaran 2011, pengguna dapat mengakses kecepatan 3G yang menyediakan akses internet hingga ke 8 perangkat didalam mobil.
Ini berarti dapat mengubah mobil menjadi kapsul nirkabel berjalan di masa depan, dan mungkin saja lebih banyak orang yang menghabiskan waktu di mobil daripada dirumah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Waspada Twitter !

Tidak disangka-sangka, kehadiran microblogging Twitter (twitter.com) yang setiap pesannya terbatas 140 karakter menjadi momok yang menakutkan bagi industri media arus utama (mainstream), baik media cetak, elektronik, maupun online. Mengapa menakutkan?
Alan Rusbridger, kolumnis teknologi Guardian.co.uk, pada 19 November merilis sebuah artikel mengenai 15 alasan mengapa Twitter bisa menjadi masalah bagi organisasi media. Opininya itu tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti pemilik dan pegiat media, tetapi lebih sekadar peringatan semata. Rusbridger justru menyarankan pemilik media berdamai dan tidak harus malu mengadopsi kelebihan Twitter dalam mendistribusikan kontennya.
Bagi warga dunia maya (netizen), Twitter yang mulai online sejak 15 Juli 2006 adalah sebuah keniscayaan. Dengan tekanan waktu dan kesibukan, warga di dunia maya ini tidak lagi ngeblog dengan membuat posting yang panjang lebar. Cukup berkicau seperti burung tentang apa yang terjadi dan menginformasikan peristiwa yang menimpanya atau orang lain, pesan sudah sampai secara berantai.
Twitter yang dikembangkan Jack Dorsey adalah pesan singkat (SMS) virtual yang bekerja di internet. Twitter tidak lebih dari SMS internet. Sebagaimana sebuah pesan singkat, ia dibatasi hanya 140 karakter. Lantas pesan (tweet) apa yang bisa disampaikan para tweep (penyampai tweet) lewat batasan 140 karakter? Bagaimana mungkin industri media bisa terganggu oleh pesan 140 karakter itu?
Sebelum menjawab serenceng pertanyaan ini, baiknya simak terlebih dahulu 15 pikiran Rusbridger mengapa media arus utama perlu mewaspadai Twitter:

1) Distribusi yang mengagumkan. Benar, pesan hanya dibatasi 140 karakter, tetapi di dalamnya tersimpan tautan yang mengantarkan siapa pun ke sebuah situs yang alamat domainnya sudah dipendekkan. Lewat pesan viral-nya, pesan bisa tersebar. Tidak heran setiap situs yang sadar media sosial melengkapi fiturnya dengan ”share on Twitter”.

2) Menempatkan peristiwa lebih dahulu. Meski tidak selalu, banyak berita pertama muncul di Twitter sebelum jurnalis menuliskannya. Bahkan, breaking news bisa langsung diperoleh di Twitter.
3) Sebagai mesin pencari. Twitter adalah saingan Google. Pengguna Twitter yang jumlahnya mendekati angka 200 juta tidak lagi mencari informasi dari Google, tetapi langsung memperolehnya dari jutaan tweet yang mengalir setiap saat.

4) Agregat yang tangguh. Twitter adalah feed berita pribadi sesuai keinginan penggunanya. Tautan tempat berita itu tersimpan bisa langsung dibuka.

5) Bentuk pemasaran yang fantastis. Posting-an yang ditulis di web akan lebih cepat tersebar jika di-share di Twitter karena viral message yang memungkinkan sebuah pesan terus bergulir.

6) Alat reportase yang hebat. Tidak bisa dimungkiri, sekarang banyak wartawan mencari informasi atau ide berita dari Twitter.

7) Rangkaian percakapan. Twitter memungkinkan penggunanya berinteraksi aktif mengenai topik yang dibicarakan. 8) Lebih beragam. Pada media tradisional, hanya segelintir pembaca/pemirsa yang bisa memberikan umpan balik. Di Twitter, setiap orang bisa ”berkicau” sesukanya.

9) Mengubah ”nada” tulisan. Banyak keberanian menulis/bersuara muncul di Twitter. Orang yang semula aktif mendengarkan menjadi aktif berbicara menuangkan gagasan.

10) Hilangnya hierarki lapangan. Tidak semata orang terkenal yang didengar, orang biasa pun memungkinkan berinteraksi secara intens.

11) Memiliki nilai berbeda. Untuk informasi, orang tidak lagi bergantung kepada jurnalis profesional sebab jutaan tweep adalah ”jurnalis” itu sendiri yang siap berbagi informasi.

12) Memiliki rentang perhatian yang panjang. Twitter adalah bentuk ”kesadaran” baru, bahkan dengan menggunakan TweetDeck, pengguna bisa mengatur informasi yang dikehendaki berdasarkan subyek atau pertemanannya.

13) Menciptakan komunitas. Dimungkinkan terbentuknya masyarakat global berdasarkan kepentingan dan minat.

14) Mengubah pengertian tentang kewenangan. Daripada menunggu pendapat pakar yang dimuat/ditayangkan media, Twitter menggeser keseimbangan yang disebut kewenangan ”peer to peer”.

15) Agen perubahan. Isu yang diciptakan akan memengaruhi orang lain atau lembaga pemegang kewenangan. Ini yang disebut sebagai kolaborasi kekuatan media!

Bagi pemilik media massa, khususnya media cetak yang jauh dari kultur web, tidak ada alasan untuk takut karena pembaca media cetak punya kultur sendiri. Akan tetapi, kecenderungan orang mengakses informasi secara cepat harus menjadi pertimbangan. Persoalannya, Twitter menghadirkan kecepatan itu!
Cepat tidak identik dengan tepat. Bagaimana jika Twitter mampu mengadopsi jargon klasik jurnalistik ”get it first, but first get it right”? Ini menjadi persoalan, khususnya bagi media online yang berburu kecepatan, tetapi kadang mengabaikan ketepatan. Kultur Twitter terbentuk secara alamiah sebab tweep cenderung mencari tweet berkualifikasi ”right” selain ”first”. Tweep bukan semata sebagai konsumen penelan informasi, melainkan menjadi produsen yang memberi feed kepada tweep lainnya!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS